Catatan Seorang Anak Desa

Catatan Seorang Anak Desa - Pagi hari tadi jam 7 saya bergegas berangkat kekebun untuk menyiram kebun teman di sebuah kebun yang tidak terlalu jauh dari rumah dengan persiapan peralatan untuk menyiram kebun dengan mengunakan alat penyedot air.
Catatan Seorang Anak Desa

Setelah samapainya di kebun saya bergegas memasang peralatan dan menyeting mesin dan alat lainnya, udara yang masih dingin membuat tubuh terasa beku dan terasa ingin duduk di depan api, waktu berlalu matahari muali terbit hangat nya mentari mengahangtkan tubuh, dan saya berdiam sejenak dengan di temani secangkir kopi hangat,indahnya dan damain terasa.
Catatan Seorang Anak Desa

Dengan Mengunakan Mesin Penyedot air menyiram/mengairi kebun akan tersa lebih mudah dan cepat,di kebun terasa sejuk dan nyaman dengan udara pegunungan yang membuat hati tenang dan damai namun pada siang hari matahari mulai terasa sakit jika langsung terkena kulit, di desa saya ini memang sedang musim kemarau sehinga banyak petani yang ngairi kebunya.
Catatan Seorang Anak Desa

Sejuknya didesa sangat di impikan bagi orang-orang di kota yang sangat pengap dengan polusi asap pabrik kendaran, susasana ini yang saya nantikan udara angin dan hijau pegunungan yang indah, udara yang saya hirup ini seakan-akan menusuk hidung membuat perasan menjadi indah dan damai.
Catatan Seorang Anak Desa

Waktu berlalu pada pukul jam 2 siang proses pengairan atau penyiraman tanaman pun selesai, dan saya bergegas merapihkan peralatan yang di gunakan samapi pada jam 3 saya pun pulang kerumah dan membersihkan badan yang bau dengan keringat.
Catatan Seorang Anak Desa

Berikut di bawah adalah video cupikan pengairan tanaman  wortel


Mungki seperti itu Catatan Anak Seorang Anak Desa mudah-mudahan bisa meng inspirasi kalian untuk berkunjung ke desa saya.

Comments